Minggu, 15 Juni 2014

Puasa Tapi Tidak Shalat

Ini pula pendapat Ulama' mengenai orang yg
puasa tapi tidak sholat....
Berdasarkan permasalahan ini para fuqaha'
Ahli Ilmu Fiqih/usul kaedah Fiqih telah
membahagikan ibadat kepada dua keadaan :
1 - Ibadat yang terbatal.
2 - Ibadat yang terhapus.
Ibadat yang terbatal : ibadat yang tidak
memenuhi syarat2 dan rukun.
Ibadat yang terhapus : ibadat yang tidak
memperoleh pahala namun ibadat itu masih
sah dlm hukum syara' Oleh yg demikian para
ulama telah mengeluarkan hukum berkenaan
'berpuasa tapi tidak solat' berdasarkan hadith
yang berikut :
"barangsiapa yg tidak meninggalkan perkataan
dusta ( ﻗﻮﻝ ﺍﻟﺰﻭﺭ ) malah mengamalkannya, maka
Allah tidak memerlukan dari rasa lapar dan
haus yg dia tahan". (HR. Bukhari dgn sanad yg
sahih)...
Imam As-Suyuti Rahimahullah berkata : " ﺍﻟﺰﻭﺭ
(dusta) adalah berkata dusta dan memfitnah,
sedangkan mengamalkannya bererti melakukan
perbuatan keji merupakan perkara yang
dilarang oleh Allah".-syarah sunan ibnu
majah...
Syeikh Athiah saqar berkata : "berdasarkan
hadith di atas orang yang berpuasa tapi tidak
solat, sekalipun puasanya sah namun puasa
tersebut tidak diterima oleh Allah, sepertimana
yang telah diklasifikasikan oleh para fuqaha'
dalam katogeri ibadat yang terhapus,
sedangkan azab bagi orang yang meninggalkan
solat azab yang sngat berat pada hari kiamat".
Allah berfirman : "barangsiapa mengerjakan
kebajikan maka (pahalanya) untuk dirinya
sendiri dan barang siapa yang berbuat jahat
maka (dosanya) menjadi tanggungan dirinya
sendiri. Dan Tuhanmu tidak sesekali menzalimi
hamba2Nya". (fussilat:46)..
ﺍﻟﻔﺘﺎﻭﻯ ﻣﻦ ﺃﺣﺴﻦ ﺍﻟﻜﻼﻡ ﻓﻲ ﺍﻟﻔﺘﺎﻭﻱ ﻭﺍﻷﺣﻜﺎﻡ - ﺷﻴﺦ ﻋﻄﻴﺔ ﺻﻘﺮ ,
ﺍﻟﺴﻨﻦ ﺍﺑﻦ ﻧﺎﺟﻪ , kamus khalil, dan tafsir pimpinan
ar-rahman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar