Senin, 14 Oktober 2013

Wanita - wanita yang menghidupkan Akhlaq Sayyidatina Fatimah az Zahra di Bumi Tarim



Al-Habib Ahmad bin Hasan al-a'Atthos berkata,"Aku pernah menemukan tulisan tangan dari seorang wanita bangsa al-Amudi menulis syarah kitab al-Minhaj karangan Imam Subki yang terdiri dari 6 jilid, yang mana wanita tersebut mengatakan dalam tulisannya 'mohon memberi udzur kepadaku jika ada salah tulis karna aku menulisnya dalam keada'an menyusui'.

Sangat di sayangkan sekali di zaman sekarang semangat wanita melemah karna mereka sibuk atas dirinya sendiri.

Wanita Tarim bukan sembarang wanita karena mereka dari kecil terdidik dalam buaian ilmu,akhlaq, rasa malu, serta kehormatan.

 Setiap kata-kata mereka mengandung mutiara-mutiara ilmudan dzikir. Bahkan ketika mereka menyusui anak,mereka melantunkan ayat-ayat ilmu.

Sehingga sang ibu bukan hanya menyusui air susu akan tetapi juga menyusui sang bayi dengan ilmu..

Ibu adalah Madrasah..Dari pangkuanyalah penentu masa depan anak akan menjadi ksatria atau pecundang.
Tergantung anda wahai Ibu..Oleh karena itu Nabi Shallallahu 'Alayh Wa 'AlaaAalih Wa Sallam memberikan kunci ketika ingin menikah adalah carilah wanita-wanita yang punya agama yg mampu mencetak ksatria-ksatria yg tangguh dalam medan agama. Yang mampu mencetak iman yang kokoh laksana gunung yang kekar..

Mulai dari anda Wahai Wanita...Darimu muncul ksatria...Pandai-pandailah membuat calon-calon Sang Ksatria..

Di antara ciri-ciri wanita yang mampu mencetak ksatria yang tangguh adalah wanita yg memilikiciri-ciri,

Selalu berdoa ..

Membawa anak-anak pada orang Shaleh agarmemberinya Nazhroh dan doa

Pantang menyerah

Tidak mudah terpengaruh kata-kata orang

Lebih banyak memperhatikan bathin sang anak

Bukan hanya memerintah tapi memberi contoh.

Sampaikanlah kami di bumi muliamu ini ya Allah,Tarim, Bumi sejuta Wali... agar kami bisa meniruakhlaq-akhlaq Sayyidtina Fatimah az Zahra ...Aamiin.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar