Sabtu, 05 Oktober 2013

TAJALLI



Tahukah anda apa itu tajalli? Tajalli itu
penzahiran diri, Dari tuhan yang tersembunyi,
Lahir dalam dzat, sifat, nama illahi, Dalam dirinya
manusia, Tajalli itu ibarat cahaya, Cahaya yang
menzahirkan tuhan dalam hati, Dalam hati yang
suci, Hati yang suci dengan ingatkan illahi,
Menimbulkan kesedaran dalam diri, Sedarkan
tuhan sedarkan diri, Tersingkap hijab yang
melindungi hati, Bila hijab telah tersingkap,
Jelaslah tuhan dapat di tanggap, Itulah latihan
menjadi sufi, Menyingkap hijab dalam diri, Dalam
perjalanan si sufi menuju illahi, Ada empat
peringkat perlu dilalui, Tajalli af'al tajalli pertama,
Setiap lakuan, af'al ALLAH belaka, Lakuan kita
dan lakuan alam, Semua itu lakuan tuhan sekelian
alam, Demikian terpandang dan terasa, Oleh sufi
dalam perjalanannya, Tidak ada daya dan upaya,
Semua daya upaya dari tuhan segala, Yang kedua
tajalli nama, Setiap nama hakikatnya nama ALLAH
belaka, Demikian terasa dan terpandang, Dalam si
sufi punya khayalan, Orang yang terserap dalam
sesuatu nama, Fana'lah ia dalam nama yang
menguasainya, Apabila ia di seru dengan nama
yang menguasainya, Nescaya ia menjawab seolah
olah itulah namanya, Naik keseperingkat, Tajalli
sifat nama diberi, Dalam peringkat ini di rasai oleh
si sufi, Setiap sifat hakikatnya sifat illahi, Sifatnya
tidak ada, Sifat ALLAH saja yang ada,
Tenggelamlah sifatnya dalam sifat illahi, Tidak
terasa sifatnya lagi, Hancurlah sifat ghairullah,
Terwujudlah saja sifat ALLAH, Yang ke empat
tajalli dzat, Hanya ada esa dzat, Segala dzat
hakikatnya dzat tuhan, Dzat tuhan semesta
sekelian, Hilanglah dzat ghairullah, Timbullah saja
dzat ALLAH, Tajalli padanya dzat ALLAH Ta'ala,
Wujud yang lain terasa tidak ada, ALLAH saja yang
wujud hakiki, Yang lain itu wujud majazi, Demikian
pandangan dalam hati, Dalam hati orang sufi,
Jadilah diri sufi penzahiran saja, Penzahiran tuhan
yang maha esa, Apabila sampai ke tahap ini,
Jadilah ia sufi sejati, Lain pandangan mereka
dengan kita, Kerana alam perasaan sudah
berbeza, Timbullah kata kata yang mengelirukan,
Mengelirukan orang yang tidak berpengalaman,
Timbullah konsep Wahdat-ul-Wujud, Yang bererti
ke esa an wujud, Wujud dzat hakiki saja yang ada,
Yang lain itu bayangan atau penzahiran saja,
Timbullah kata kata 'La Maujud illal-Lah', Ganti 'La
ila ha illal-lah', Macam macam pendapat orang
terhadap si sufi, Ada yang memuji ada yang
mencaci, Ada yang mengatakan mereka wali illahi,
Ada yang mengatakan mereka wali syaitani,
ALLAH sahaja yang maha mengetahui.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar