Syaikh Muhammad bin al-Harawi berkata, “Suatu ketika, Syaikh Abdul Qodir Jailani tenggelam dalam kondisi spiritual ketika beliau sedang menyampaikan pelajaran dalam majelisnya. Beliau berkata, “Jika saja ALLAH ingin mengirimkan burung hijau untuk mendengarkan majelisku, DIA pasti akan melaksanakannya”. Belum selesai pernyataan tsb diucapkannya, seekor burung hijau yg cantik masuk ke dalam jubahnya dan tidak pernah keluar kembali”
Syaikh Muhammad bin Harawi berkata, “Suatu hari saat sang Syaikh Abdul Qodir jailani sedang berbicara di majelisnya beliau terdiam beberapa saat kemudian berkata, “Jika aku menginginkan ALLAH mengirimkan burung hijau yg akan mendengarkan perkataanku maka IA akan mengabulkannya”. Sekejab kemudian, majelis tsb dipenuhi oleh burung berwarna hijau yg dapat dilihat oleh semua yg hadir”
Dalam riwayat lain, sang Syaikh berkata, “Suatu hari sang Syaikh berbiara tentang qudrat ALLAH. Perkataannya tersebut menyebabkan yg hadir takut dan khusuk. Kemudian melintaslah seekor burung yg sangat indah dan membuat beberapa orang mengalihkan perhatiannya dari mendengar ceramah sang Syaikh kepada burung tsb. Syaikh Abdul Qodir kemudian berkata, “Demi Ke-Maha-Agungan ALLAH yg disembah, jika aku mengatakan, “Matilah terpotong-potong” kepada burung tsb maka hal tsb akan terjadi”. Tepat setelah beliau selesai mengucapkannya, burung tsb jatuh ke bumi dalam keadaan tewas terpotong-potong
Tidak ada komentar:
Posting Komentar