Laman
- Beranda
- al ilmu
- al kisah
- Allah dan Jalan menuju Allah
- Cahaya
- Do'a Doa
- Futuhat Al Makiyyah
- Hadits Qudsy
- Kalam Kalam Hikmah
- Kata Hati
- Kebenaran Hakiki
- Kitab Tauhid
- Mahkota Aulia Illaita'ala
- Mutiara Kalam Habaib
- My notes
- Qitab Sirr Al Asrar
- Shalawat
- Syaikh Abdul Qadir Al Jailani
- Syar'i
- Syarh Al Hikam
- Taddabur Ayat Ayat
- Tokoh dan Biografi
Senin, 07 Oktober 2013
Membujang
Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah,
dan sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak
menikah” (HR. Bukhari)
Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Diantara kamu semua yang paling buruk adalah
yang hidup membujang, dan kematian kamu
semua yang paling hina adalah kematian orang
yang memilih hidup membujang” (HR. Abu Ya’la
dan Thabrani)
Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda:
Barang siapa telah mempunyai kemampuan
menikah kemudian ia tidak menikah maka ia bukan
termasuk umatku. (HR.Thabrani dan Baihaqi)
Allah berfirman: Kamilah yang akan memberi Rizki
kepada mereka dan juga kepadamu. (QS: al-Israa'
17: 31)
Allah berfirman: “Dan orang-orang yang belum
mampu untuk melaksanakan pernikahan, maka
hendaklah mereka menjaga kesucian diri sehingga
Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya.
“ (QS. An Nuur 24:33)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar