Sabda Rasululloh Saw : "JADILAH KAMU SEPERTI
LAUT YANG TIDAK BERUBAH." Dimana seluruh
nafsu mati, tenggelam didalamnya : spt
tenggelamnya fir'aun dan keluarganya tanpa
sedikitpun merusak keindahan laut. Jadilah seperti
laut : dmana kapal syari'at berlayar dengan
selamat diatasnya tanpa halangan. Lalu , RUH Al
qudsy akan menyelam hingga ke dasarnya dan
menganmbil permata hakikat, mutiara makrifat dan
intan lathifah. Sebagaimana firman Allah Swt,
"dari keduanya keluarlah mutiara dan
permata." (Qs Arrahman : 22) karena laut ini
diperoleh oleh orang yang mampu memadukan
lautan lahir dan lautan bathin : maka tidak akan
ada kerusakan yang menetap di dalam hatinya,
Tobatnya akan menjadi nasihat baginya : ilmunya
menjadi bermanfaat : dia tidak akan condong pada
hal2 yang dilarang secara sengaja!!.sedangkan
yang ia lakukan akibat lupa akan dimaafkan karena
istighfar, rasa sesal dan keyakinannya (insya Allah)
. #hal ini semua di capai oleh salik yang
membersihkan kabunya, mengekang hawa
nafsunya dari pangkalnya yakni dengan khalwat ,
riyadhah, banyak diam, dan melanggengkan dzikir
dengan iradah, cinta, ikhlas, tobat, dan itikad baik
yang sesuai dengan sunnah Nabi saw demi
mengikuti jejak orang yg Saleh pada masa
dahulu. #jika seseorg menyendiri ""berkhalwat dgn
tobat dan talqin"" serta menjalankan syariat
tsbut,Maka akan menjadi orang yang ikhlas kepada
Allah Swt , ikhlas ilmu dan amalnya, sehingga
Allah akan menerangi bathinnya.melembutkan
kulitnya, membersihkan lidahnya, menyatukan
indra lahir dan indra bathinnya : lalu Allah Swt
akan mengangkat amal ibadahnya ke hadrat-Nya
dan menerima disisi-Nya. (Aamiin) do'anya akan
di dengar sesuai dengan ucapan "samiallahu liman
hamidah". (Allah mendengar pujian bagi orang
yang memujiNya). Yakni menerima doanya, puji-
pujian, serta ibadahnya, ALLAH SWT akan
mengganti hambaNya itu berupa pahala Al-Qurbah
dan Surga". @Syekh Abdul Qadir aljailani -sirrur
asrar-bab ttg khalwat dan uzlah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar