Selasa, 15 Oktober 2013

Elegi Menggapai Cinta Ilahi


Subhanallah.....bila kita bisa berdoa dengan meneteskan air mata.
Sebenar-benarnya keikhlasan kita dalam berdoa memang tidak dapat diukur hanya dengan air mata yang menetes dari mata kita, tapi dari murninya hati dalam memanjatkan doa itu.
Namun, keluarnya air mata ketika kita memanjatkan keagungan Allah sudah lebih baik dari pada kita tidak tersentuh apapun dari doa kita.
Nikmat yang paling luar biasa adalah bisa bertemunya kita dengan Allah di akhir nanti karena kecintaan kita akan semakin bertambah.
Allah dengan segala keagungan dan kelengkapan sifat terpuji_Nya akan membawa kadamaian di hati, membawa segala kebaikan.
Sebenar-benarnya cinta adalah cinta yang tulus dan tertinggi hanya kepada sang Penguasa kehidupan. Sebagai makhluk Allah tidak sepantasnya kita mempertanyakan seberapa besar cinta Allah kepada kita, tapi justru kita yang harusnya bertanya kepada diri sendiri seberapa besar kita sudah memberikan cinta kita kepada Allah dan sudah seberapa tinggi kita tempatkan cinta kita kepada Allah.
Orang yang selalu dihiasai cinta kepada Allah niscaya akan senantiasa menghiasai dunia dengan cinta.
Cintailah seseorang karena cinta dia kepada Allah dan cinta kita hanya karena Allah, InsyaAllah cinta yang lainnya akan mengikuti secara pasti. Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan Imam Bukhori dijelaskan bahwa terdapat 7 golongan yang akan mendapatkan perlindungan di yaumul mahsyar (hari dimana seluruh umat manusia dikumpukan untuk dihisab) diantaranya adalah “man tahabba fillahi watafarroqo fillahi” dua orang yang saling mencintai karena Allah dan berpisah juga karena Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar