Laman
- Beranda
- al ilmu
- al kisah
- Allah dan Jalan menuju Allah
- Cahaya
- Do'a Doa
- Futuhat Al Makiyyah
- Hadits Qudsy
- Kalam Kalam Hikmah
- Kata Hati
- Kebenaran Hakiki
- Kitab Tauhid
- Mahkota Aulia Illaita'ala
- Mutiara Kalam Habaib
- My notes
- Qitab Sirr Al Asrar
- Shalawat
- Syaikh Abdul Qadir Al Jailani
- Syar'i
- Syarh Al Hikam
- Taddabur Ayat Ayat
- Tokoh dan Biografi
Kamis, 10 Oktober 2013
TERIAKAN KATA CINTA UNTUKNYA
Sebenarnya cinta Tuhan itu menerangi kalbu danmenjadikan pecinta terjaga sepanjang malam,tanpa tidur dan makan.
Wahai kawan, jika kau seorang pecinta makajadilah seperti lilin. Larut di sepanjang malam,membara dalam kesenangan hingga pagi datang.Dia yang bagaikan cuaca beku di musim panas,bukanlah seorang pecinta. Di tengah-tengahmusim panas, kalbu seorang pecinta membakarmusim gugur.Wahai kawan, jika engkau memendam cinta yangingin kau nyatakan, maka teriaklah seperti seorangpecinta! Teriaklah! Teriaklah!Tapi, jika kau terbelenggu oleh nafsu, janganmenyatakan sesuatu pun pada Cinta. Masukikembali jalan ruhani dan bakarlah belenggu-belenggu!Oh..manusia yang sederhana, bagaimana mungkinseorang pecinta menyatu dengan nafsu?Bagaimana mungkin Isa makan melalui cara yangsama dengan keledainya?--Jalaluddin Rumi dalam Diwan-i Syams-i Tabriz
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar