Kamis, 10 Oktober 2013

TERIAKAN KATA CINTA UNTUKNYA



Sebenarnya cinta Tuhan itu menerangi kalbu danmenjadikan pecinta terjaga sepanjang malam,tanpa tidur dan makan.
Wahai kawan, jika kau seorang pecinta makajadilah seperti lilin. Larut di sepanjang malam,membara dalam kesenangan hingga pagi datang.Dia yang bagaikan cuaca beku di musim panas,bukanlah seorang pecinta. Di tengah-tengahmusim panas, kalbu seorang pecinta membakarmusim gugur.Wahai kawan, jika engkau memendam cinta yangingin kau nyatakan, maka teriaklah seperti seorangpecinta! Teriaklah! Teriaklah!Tapi, jika kau terbelenggu oleh nafsu, janganmenyatakan sesuatu pun pada Cinta. Masukikembali jalan ruhani dan bakarlah belenggu-belenggu!Oh..manusia yang sederhana, bagaimana mungkinseorang pecinta menyatu dengan nafsu?Bagaimana mungkin Isa makan melalui cara yangsama dengan keledainya?--Jalaluddin Rumi dalam Diwan-i Syams-i Tabriz


Tidak ada komentar:

Posting Komentar