, Bismillaahirrahmaanirrahiim ,
Allahumma shalli wa
sallim'alasayyidina Muhammad
wa'alaãlisayyid ina Muhammad.
Adapun Puasa tarekat menurut Seykh Abdul Qadir
Aljailany : adalah menahan seluruh Anggota tubuh-
secara lahir maupun bathin, siang maupun malam-
dari segala perbuatan yang diharamkan, yang
dilarang, dan sifat2 tercela : seprti ujub, sombong,
bakhil, dsb. ¤ Puasa tarekat ini tdk terbatas waktu
yakni seumur hidup. Rasul saw bersabda. "Berapa
banyak orang yang berpuasa tidak mendapatkan
apa-apa dari puasanya selain hanya lapar dan
dahaga." (HR.ibnu majah) ada pula
ungkapan :"banyak yg berpuasa tetapi berbuka,
banyak yang berbuka tetapi berpuasa." Adalah org
yang perutnya tidak berpuasa, tapi ia menjaga
anggota tubuhnya dari PERBUATAN TERLARANG
dan menyakiti orang lain. Sebagaimana firman
Allah Swt : "Puasa itu untukku dan Akulah yang
akan membalasnya." (HR. Muslim) Allah juga
berfirman dalam hadis Qudsi ; "bagi orang
berpuasa mendapat 2 kebahagiaan, pertama
ketika berbuka dan ke 2 ketika melihat Aku."
Menurut Ahli Syariat yg dimaksud dengan berbuka
adalah makan pada saat matahari tenggelam.
Sedangkan Ru'yah yang mrk maksud adalah
melihat hilal utk menentukan jatuhnya Hari Raya
Iedul Fitri. #Adapun pengertian menurut ahli
tarekat, berbuka (al-iftar) ialah kebahagiaan saat
MASUK SURGA. Saat mencicipi semua
kenikmatan surga. Semoga Allah memberikannya
kepada kita (Aamiin). Kedua yg dimaksud dengan
Ru'yah (menurut Ahli tarekat) ialah melihat Allah
Swt secara Nyata pada hari kiamat dengan
pandangan sirri.semoga dengan kemuliaan dan
keutamaan Allah Swt, Dia menganugerahkan
kepada kita semua utk bisa melihat-Nya. (Aamiin).
#Adapun PUASA HAKIKAT adalah menjaga kalbu
dari mencintai selain ALLAH SWT dan menjaga
rasa (sirr) agar tidak mencintai Musyahadah pada
selain Allah Swt. Sbagaimana Firman Allah
Swt.dalam hadis Qudsi : "Manusia Adalah
Rahasia'KU dan Aku adalah rahasia-nya.". #SIRR
itu berasal dari cahaya Allah Swt, shg tidak
mungkin condong.kepada selain ALLAH swt!!. Bagi
orang yang berpuasa tarekat, dunia maupun
akhirat, tidak ada yang dicintai, diingini, dan dicari
selain Allah swt. Jika kalbu dan Sirri terjatuh untuk
men_c_i_n_t_a_i selain Allah , maka batallah
puasa tarekatnya dan ia harus melakukan Qadha
dengan kembali mencintai Allah Swt dan
menemui-Nya. Pahala dari puasa tarekat ini
adalah bertemu dengan Allah Swt. Sesuai dengan
firman Allah Swt dlm hadis Qudsi : Puasa itu bagi-
Ku dan Akulah yang akan membalasnya. (HR, at_
Thurmudzi). @Wallahu A'lam bishawab. Sungguh
indah bagi hamba-hamba kekasih Allah yang bisa
berpuasa tarekat dan hakikat, Ya Robby semoga
aku dan teman2 yang menuju jalan-Mu, Engkau
berikan kemudahan. Karunia dan Kasih sayang-Mu
utk Sampai Pada-Mu.walaupun dengan jarak dan
perjalanan yang tidak mudah, Aamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar