Bersabda Nabi saw. :
ﺃﻭﻝ ﻣﺎ ﺧﻠﻖ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻌﻘﻞ ﻓﻘﺎﻝ ﻟﻪ ﺃﻗﺒﻞ ﻓﺄﻗﺒﻞ ﺛﻢ ﻗﺎﻝ ﻟﻪ ﺃﺩﺑﺮ ﻓﺄﺩﺑﺮ ﺛﻢ ﻗﺎﻝ
ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ ﻭﻋﺰﺗﻲ ﻭﺟﻼﻟﻲ ﻣﺎ ﺧﻠﻘﺖ ﺧﻠﻘﺎ ﺃﻛﺮﻡ ﻋﻠﻰ ﻣﻨﻚ ﺑﻚ ﺁﺧﺬ ﻭﺑﻚ
ﺃﻋﻄﻲ ﻭﺑﻚ ﺃﺛﻴﺐ ﻭﺑﻚ ﺃﻋﺎﻗﺐ
"Yang mula pertama dijadikan oleh Allah, ialah
akal.
Maka berfirman Allah kepadanya :
"Menghadaplah!". Lalu menghadaplah dia.
Kemudian Allah berfirman kepada akal :
"Membelakang-lah?'. Lalu membelakanglah dia.
Kemudian berfirman Allah Ta'ala : "Demi
kemuliaanKu dan demi kebesaranKu! Tidak Aku
jadikan suatu makhlukpun yang lebih mulia pada
sisiKu selain engkau. Dengan engkau Aku
mengambil, dengan engkau Aku memberi,
dengan engkau Aku memberi pahala dan dengan
engkau Aku memberi siksaan".
Dari Sa'id bin Al-Musayyab, bahwa Umar, Ubai
bin Ka'ab dan Abu Hurairah ra. datang kepada
Rasulullah saw. seraya bertanya :
"Ya Rasulullah! ,,,,Siapakah yang terbanyak ilmu
diantara manusia?".
Menjawab Nabi ; "Orang yang berakal!".
Bertanya mereka itu lagi : "Siapakah yang
terbanyak berbuat ibadah?".
Menjawab Nabi : "Orang yang berakal!".
Bertanya mereka itu iagi : "Siapakah yang lebih
utama diantara manusia?".
Menjawab Nabi : "Orang yang berakal!". Bertanya
mereka itu lagi : "Bukankah orang yang berakal itu,
orang yang sempurna kepribadiannya, yang terang
kelancaran lidahnya, yang murah tangannya dan
tinggi kedudukannya?".
Menjawab Nabi : "Kalaulah benar itu semuanya.
ﻭﻋﻦ ﻋﺎﺋﺸﺔ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﺎ ﻗﺎﻟﺖ ﻗﻠﺖ ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻢ ﻳﺘﻔﺎﺿﻞ ﺍﻟﻨﺎﺱ
ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻗﺎﻝ ﺑﺎﻟﻌﻘﻞ ﻗﻠﺖ ﻭﻓﻲ ﺍﻵﺧﺮﺓ ﻗﺎﻝ ﺑﺎﻟﻌﻘﻞ ﻗﻠﺖ ﺃﻟﻴﺲ ﺇﻧﻤﺎ ﻳﺠﺰﻭﻥ
ﺑﺄﻋﻤﺎﻟﻬﻢ ﻓﻘﺎﻝ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ : ﻳﺎ ﻋﺎﺋﺸﺔ ﻭﻫﻞ ﻋﻤﻠﻮﺍ ﺇﻻ ﺑﻘﺪﺭ ﻣﺎ
ﺃﻋﻄﺎﻫﻢ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﻘﻞ ﻓﺒﻘﺪﺭ ﻣﺎ ﺃﻋﻄﻮﺍ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﻘﻞ ﻛﺎﻧﺖ ﺃﻋﻤﺎﻟﻬﻢ ﻭﺑﻘﺪﺭ
ﻣﺎ ﻋﻤﻠﻮﺍ ﻳﺠﺰﻭﻥ
Dari 'Aisyah ra. bahwa 'Aisyah mengatakan : "Aku
bertanya : "Wahai Rasulullah! Dengan apakah
manusia memperoleh kelebihan di dunia?".
Menjawab Nabi : "Dengan akal!".
Lalu aku bertanya lagi: "Di akhirat?".
Menjawab Nabi : "Dengan akal!"
Bertanya aku lagi : "Bukankah mereka dibalas
dengan sebab amal nya?".
Menjawab Nabi : "Hai 'Aisyah! Adakah mereka itu
beramal, selain sekedar akal yang dianugerahkan
Tuhan kepadanya? Maka menurut kadar akal yang
diperoleh mereka, begitulah adanya amal mereka.
Laman
- Beranda
- al ilmu
- al kisah
- Allah dan Jalan menuju Allah
- Cahaya
- Do'a Doa
- Futuhat Al Makiyyah
- Hadits Qudsy
- Kalam Kalam Hikmah
- Kata Hati
- Kebenaran Hakiki
- Kitab Tauhid
- Mahkota Aulia Illaita'ala
- Mutiara Kalam Habaib
- My notes
- Qitab Sirr Al Asrar
- Shalawat
- Syaikh Abdul Qadir Al Jailani
- Syar'i
- Syarh Al Hikam
- Taddabur Ayat Ayat
- Tokoh dan Biografi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar