Laman
- Beranda
- al ilmu
- al kisah
- Allah dan Jalan menuju Allah
- Cahaya
- Do'a Doa
- Futuhat Al Makiyyah
- Hadits Qudsy
- Kalam Kalam Hikmah
- Kata Hati
- Kebenaran Hakiki
- Kitab Tauhid
- Mahkota Aulia Illaita'ala
- Mutiara Kalam Habaib
- My notes
- Qitab Sirr Al Asrar
- Shalawat
- Syaikh Abdul Qadir Al Jailani
- Syar'i
- Syarh Al Hikam
- Taddabur Ayat Ayat
- Tokoh dan Biografi
Selasa, 15 Oktober 2013
Lautan samudra ilmu para sufi tiada habis
Lautan samudra ilmu para sufi tiada habis ilmunya selalu
tercurah sebagai mana diri berenang dalam lautan asma'ul husna ilmuNya
yang tak akan habis dan selalu tercurah dalam qolbun-qolbun salim para
sufi mereka bercanda riang bersama para bidadari surga dan menengok
keindahan dan kesyahduan para malaikat yang berdzikir membaca "LAILAHA
ILALLAHU" sambil menjalankan perintah Tuhanya .. setelah para sufi
berjalan menembus kilauan cahayaNya untuk menembus Zat Sang Maha
Pencipta untuk bersua dan berdialog denganNya lalu ada sosok tubuh yang
tampan dan gagah memakai jubah emas dengan senyumannya memancarkan sinar
cahaya keseluruh penjuru rupanya itu adalah seseorang kekasih termulia
dihadapan Allah SWT yang selalu membawa manusia untuk sampai kepada
Tuhannya sehingga terucap kata "Assalamu Alaika Ya Nabiyu akhiruzzaman
wauhibuka ilaika ya Kholifatul jannatal Firdaus engkaulah penghulu para
nabi dan keselamatan untuk seluruh umat dimuka bumi dengan limpahan
cahaya syafaat Allah dan syafaat Rosulullah semoga keselamatan selalu
tercurah untukmu dan untuk umat akhir jaman dimuka bumi sembah sungkem
dan sujud ananda ya Rosulullah SAW lalu beliau tersenyum dan membawaku
kehadirat ilahi Robbi untuk sama-sama sujud dan berdoa untuk keselamatan
umat manusia dimuka bumi dengan tetesan air mata cinta untuk umat akhir
zaman agar selamat dari siksa api neraka" setelah itu maka sukmaku
melayang kembali turun kemuka bumi untuk menjadi pengembara dan bocah
angon kembali untuk menjalankan tugas pengembara yaitu mengajarkan
manusia tentang hakekat Tuhan dan hakekat manusia agar menjadi abdillah
dan menjadi manusia yang tunduk dengan kerendahan dan keridhoan hati
agar manusia meneguk anggur cendawan cinta ilahi yang memabukan setiap
kali para pencari tuhan meneguk anggur cinta ilahi itu ..
Subhanallah wasubhanaka ilaina ya sayidi ya Rosulullah SAW dan seluruh
penghulu keluarga para nabi dan rosul serta para syuhada dan umat mukmin
yang selalu sujud kepada Allah SWT
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar