Senin, 07 Oktober 2013

“ Khusyuk & Shalat akan Hilang “


dikatakan oleh shahabat Hudzaifah Ibnul Yaman,
tatkala beliau mengatakan: “Hal pertama yang
akan hilang dari agama ini adalah khusyu’, dan
perkara terakhir yang akan hilang dari agama ini
adalah Sholat” (Diriwayatkan Al Hakim disepakati
oleh Adz Dzahabi)
Hudzaifah pernah berkata: Apa yang pertama
hilang dari agama kalian adalah khusyu', dan apa
yang paling akhir hilang dari agama kalian adalah
Sholat, banyak orang sholat tapi tidak ada
kebaikan pada mereka, kalian nanti akan masuk
masjid dan tidak ada lagi orang khusyu'" (al-
Madarij 1/521).
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
yang pertama akan hilang dari umatku adalah
khusyu’ hingga kalian tidak lagi melihat orang yang
khusyu”. (HR. Thabrani Hadist hasan shahih dalam
kitab targhib wa tarhib)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Akan datang suatu masa atas manusia, mereka
melakukan sholat namun pada hakikatnya mereka
tidak sholat. (HR. Ahmad)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Berapa banyak orang yang sholat namun hanya
mendapatkan rasa capek dan lelah?” (HR. Abu
Daud)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
"Banyak sekali orang yang sholat hanya
mendapatkan capek berdiri" (HR. Nasai: hasan)
dari Sahabat Abu Hurairah r.a., Rasulullah S.A.W.
pernah bersabda, “Banyak orang berpuasa yang
tidak memperoleh apa-apa dari puasanya itu
selain rasa lapar dan haus. Dan banyak orang
melakukan qiyamullail (shalat malam) tetapi tidak
memperoleh apa-apa dari shalat malamnya itu
selain melek malam (tidak tidur) belaka. “(HR.Ibn
Majah dan An-Nasa’i)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Belum akan kiamat sehingga tidak ada lagi di
muka bumi orang yang menyebut : “Allah,
Allah.” (HR. Muslim)
Allah berfirman, “Sesungguhnya beruntunglah
orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang
yang khusyu' dalam Shalatnya” (QS. Mu’minun 23:
1-2)
“Ya ALLAH, sesungguhnya aku berlindung kepada
Mu dari Ilmu yang tidak bermanfaat, dan hati yang
tidak khusyu’, dan dari jiwa yang tidak pernah
puas dan dari do’a yang tidak terkabulkan.” (HR.
Muslim : 4899, Abu Dawud : 1324. An Nasaiy :
3572, Ibu Majah : 3827, Ahmad : 8132)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar