Laman
- Beranda
- al ilmu
- al kisah
- Allah dan Jalan menuju Allah
- Cahaya
- Do'a Doa
- Futuhat Al Makiyyah
- Hadits Qudsy
- Kalam Kalam Hikmah
- Kata Hati
- Kebenaran Hakiki
- Kitab Tauhid
- Mahkota Aulia Illaita'ala
- Mutiara Kalam Habaib
- My notes
- Qitab Sirr Al Asrar
- Shalawat
- Syaikh Abdul Qadir Al Jailani
- Syar'i
- Syarh Al Hikam
- Taddabur Ayat Ayat
- Tokoh dan Biografi
Sabtu, 12 Oktober 2013
IKUTI RASUL DAN BUKALAH TABIR
Jika seseorang mencintai Allah, maka hatinyamenjadi rindu sepenuhnya (kepada-Nya), terlepassepenuhnya (dari segala sesuatu selain-Nya),terserap sepenuhnya (dalam Diri-Nya). Tak adakeraguan lagi bahwa kepedulian-kepeduliannyaakan menjadi satu kepedulian tunggal.Hakikat penyingkapan tabir baru akan lengkapsetelah kemunculan semua tabir. Jika engkaubenar-benar ingin mencapai tujuanmu, makaengkau harus meninggalkan dunia ini dan jugaakhirat, dan segala sesuatu yang lain di antaraTahta Langit dan bumi. Semua wujud yangdiciptakan adalah tabir, dengan kekecualianRasulullah SAW, sebab beliau adalah pintu.Allah SWT berfirman, "Apa pun yang diberikanRasul kepadamu, ambillah, dan apa yangdilarangnya terhadapmu, jauhilah!" (QS 59: 7)Jadi, mengikuti beliau berarti menjauhi tabir, dansesungguhnya beliau adalah sarana yangdengannya tujuan dicapai.Wahai anak muda! Kapankah kalbumu akanmenjadi suci dan damai? Kapankah wujudterdalammu menjadi murni dan tenang selamaengkau masih melakukan kemusyrikan terhadap-Nya? Bagaimana mungkin engkau bisa sejahtera,selama engkau masih mengejar seseorang,mengeluh kepadanya dan mengemis kepadanya?Bagaimana kalbumu bisa suci jika tak mengikutiRasul dan menguatkan tauhid?Engkau selalu tertutup tabir dari Allah, sebabengkau masih bergantung pada makhluk danberharap banyak pada mereka.--Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam Jala Al-Khawathir ...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar