DZIKR menurut Syekh Abdul Qadir Aljailani dan
Syeikh Ahmad Athailah. Syarat-syarat Dzikir
Menurut Sheyk Ibnu Athailah, Bismillaahirrah
maanirrahiim, Allahumma shalli wa sallim'alasayyi
dina Muhammad wa'alaãlisayyid ina Muhammad.
1_Dzikir dimulai dengan niat yang Suci, karena
menyatakan ibadah kepada Allah, jadi dzikrullah
(ingat kpd Allah) adalah ibadah mensucikan jiwa..
2.Dzikrullah dengan lisan, bukanlah mantra / yg
dianggap mpy kekuatan utk mencapai maksud /
menghilangkan bahaya, dzikir tdk berarti apa2 jika
semata2 dibaca / diucapkan sept mantra. Ucapan
yg diwiridkan seorang hamba, kalo tdk mendapat
izin Allah, atau Allah tidak Ridha seseorg yg tlah
mengucapkan dzikir, maka berapa kalipun dzikir
diucapkan, ia tetap saja--Menjadi kalimat yang
tidak berarti apa2. Zikir diucapkan "karena Allah
bukan krn zikir itu sendiri" Kekuatan menolong dan
menolak bahaya ada Pada ALLAH , bukan pada
kalimat dzikir. Olehkarena itu apabila kita salah
menempatkan dzikir , maka akan berubah
MENJADI SYIRIK. Sebab kita lebih percaya pada
KEKUATAN ZIKIR bukan kepada ALLAH.-3-Dzikir
dapat dikerjakan setiap saat dan waktu apapun.
Tidak hanya dengan LISAN, akan tetapi dengan
PIKIRAN, dengan HATI, dengan TULISAN, dan
gerakan2 tertentu asal tidak menyalahi tuntunan
dan sunnah Nabi Muhammad saw.--4-Dzikrullah
artinya "mengingat Allah" , maka dilakukan sesuai
dengan kehendak2 dan ke-Agungan Nama Allah.
Dengan HATI yang KHUSYU, SUARA RENDAH dan
LEMBUT, yang dihidupkan dengan RASA
MAHABBAH kepada ALLAH SWT.: sebagai seorg
hamba yang benar2 membutuhkan ke-Ridha-an,
kasih sayang dan pertolongan Allah Swt.. Allah
Swt berfirman : "Ingatlah Tuhanmu dalam dirimu
dengan rendah hati (tadarru), dengan suara yang
halus, dan tidak dikeraskan dari ucapan2, diwaktu
setiap PAGI dan SORE, dan janganlah kamu
termasuk orang2 yang suka LUPA". (QS, Al-
A'raf:205). 5-MENGUCAPKAN (dzikir) dengan
Konsentrasi penuh dengan MENGATUR JALANNYA
NAFAS dan DARAH.sehingga jiwa kita menjadi
tenang.tentram.
Adapun Dzikir yang di bahas oleh Syeikh Abdul
Qadir Aljilani : _____________________________
____"Allah Swt telah memberi petunjuk kepada
orang2 yang GEMAR BERDZIKIR, sebagimana
firman-Nya. "Dan berdzikirlah (dengan menyebut)
nama ALLAH sebahaimana ALLAH telah
memberikan PETUNJUK kepada-mu." Maksudnya
adalah "Allah memberi petunjuk pada martabat
dzikirmu. Nabi saw bersabda: "kalimat yang
tertunggal yang Aku ucapkan dan diucapkan pula
Nabi2 sebelumku adala La ilaha illallah." Setiap
Maqam dzikir memiliki martabat masing2, baik
jahar maupun khafi. Org yang maqam dzikirnya
dzikir lisan, Allah akan menunjukkan padanya
dzikir lisan dst.maqam dzikir kalbu dan dzikir
RUH.dzikir khafi dan akhfal khafi (dzikir maha
samar). #Adapun dzikir lisan = sebagai pengingat
hati, dzikir Nafsi = Sbg dikir yg tidak bisa didengar
huruf dan suaranya.ia hanya bisa didengar dgn
indra dan gerakan dalam bathin. # Dzikir KALbu
adalah untuk menggali "Jalaliah dan jamaliah"
yang terkandung di dalam hati. Dzikir Ruh adalah
untuk menyaksikan cahaya tajally sifat. Dzikir sirri
ialah utk membuka "rahasia ilahiyah" #Adapun
dzikir khafi ialah utk fokus pada cahaya keindahan
dzat yang MAHA TUNGGAL. #Adapun dzkir "akhfal
khafi" ialah utk melihat hakikat haqqul yaqin yang
tidak ada satupun dapat mengetahuinya, kec
ALLAH swt. Allah berfirman : Allah mengetahui
sirri (rahasia) dan akhfa (yang lebih smar) (Qs
thaha :7) inilah alam tertinggi dan tujuan paling
akhir.
Laman
- Beranda
- al ilmu
- al kisah
- Allah dan Jalan menuju Allah
- Cahaya
- Do'a Doa
- Futuhat Al Makiyyah
- Hadits Qudsy
- Kalam Kalam Hikmah
- Kata Hati
- Kebenaran Hakiki
- Kitab Tauhid
- Mahkota Aulia Illaita'ala
- Mutiara Kalam Habaib
- My notes
- Qitab Sirr Al Asrar
- Shalawat
- Syaikh Abdul Qadir Al Jailani
- Syar'i
- Syarh Al Hikam
- Taddabur Ayat Ayat
- Tokoh dan Biografi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar