Laman
- Beranda
- al ilmu
- al kisah
- Allah dan Jalan menuju Allah
- Cahaya
- Do'a Doa
- Futuhat Al Makiyyah
- Hadits Qudsy
- Kalam Kalam Hikmah
- Kata Hati
- Kebenaran Hakiki
- Kitab Tauhid
- Mahkota Aulia Illaita'ala
- Mutiara Kalam Habaib
- My notes
- Qitab Sirr Al Asrar
- Shalawat
- Syaikh Abdul Qadir Al Jailani
- Syar'i
- Syarh Al Hikam
- Taddabur Ayat Ayat
- Tokoh dan Biografi
Sabtu, 12 Oktober 2013
"CINTA atau RIDHA?"
Cinta adalah termasuk maqam keyakinan yang paling mulia sehinggakalangan yang dekat dengan Allah Swt berbedapendapat, mana yg lebih sempurna, cinta atauRida??!! Bagi kami, makam Ridha lebih"sempurna". Karena bisa jadi cinta menguasaiyang mencintai dan ia diliputi kerinduan yangdahsyat. Cinta membuatnya ingin menyaksikansesuatu yang tidak sesuai dengan kedudukannya.Bukankah sang pecinta ingin selalu melihatkekasihnya?? Berbeda dengan orang yg Ridhakepada Allah Swt , ia akan selal Ridha kepada-Nya, entah DIA memberinya anugerah kesaksianatau menghijabinya. Sang pecinta ingin selalumenyambung dengan-Nya : sementara orang yangRidha, akan tetap Ridha dalam keadaantersambung atau terputus. Sebab org yang ridhatidak mengikuti keinginannya, melainkan keinginanAllah Swt untuk dirinya. Sang pecinta berharapbisa selalu berhubungan dengan Sang Kekasih,tetapi orang yang Ridha tidak seperti itu. Ttg halini diungkapkan sebuah Syair : Dulu ku hasratkanwishal kepada dari mereka di setiap saat.. Ketikapengetahuan datang dan kebodohan terangkat.. Kuyakin,,, seorang hamba tak laak meminta kepada-Nya. DEKAT kepadaNya adalah KEMULYAAN,sedangkan JAUH dariNya adalah KEADILAN, jikadi tampakkan, yang tampak adalah sifat-sifatnya,dan jika tertutup, ketertutupan karena-Nya adalahkeindahan.
Lathaif alminan-Syekh Ibnu Atha'ilahAliskandari.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar