Senin, 11 April 2016

Melindungi rumah

Suhbah

Assalamualaikum wr.wb.
TUNDUKKANLAH KEAKUANMU,
  DENGAN BERSUHBAH

SUHBAH (pendampingan dengan Orang Soleh) akan memberi kesan kepada akhlak serta perjalanan hidup seseorang. Jika lihat di zaman kegelapan jahiliah, Para Sahabat r.a tidak mencapai kedudukan yang terpuji, kecuali setelah mereka bersuhbah dengan Rasulullah saw serta duduk bersama Baginda saw.

Begitulah juga dengan Para Tabien, mereka telah mendahului orang lain dalam memilih kemuliaan setelah bertemu dan mengikuti Para Sahabat Rasulullah saw.

Dari sudut lain, manusia tidak sunyi daripada penyakit hati. Melalui diri sendiri, penyakit yang tersembunyi seperti Ujub, Riya’, Nifaq, Hasad, Ego, Sombong, Bakhil dan sebagainya tidak disedari. Bahkan kadang-kadang manusia menyangka bahawa dia adalah manusia yang paling sempurna akhlaknya dan paling teguh Agamanya, sedangkan dia sebenarnya adalah orang yang jahil murakkab dan berada dalam kesesatan yang nyata.

Firman Allah swt:

“Katakanlah: Apakah (kamu ingin) Kami khabarkan kepadamu tentang orang yang paling rugi perbuatannya? Iaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan di dunia ini, sedangkan mereka menyangka mereka berbuat sebaik-baik.” ( Al-Kahf :103-104 )

Seseorang manusia tidak mungkin mampu untuk melihat keaiban wajahnya sendiri, kecuali dengan cermin yang bersih dan rata yang mampu memperlihatkan gambaran sebenar keadaannya. Begitu juga seseorang Mukmin, dia semestinya mempunyai saudara Mukmin yang ikhlas, jujur dalam memberi nasihat.

Dia berkawan dengannya serta sentiasa mendampinginya, lalu kawan tadi memperlihatkan kepadanya keaiban diri dan memberitahu tentang penyakit-penyakit hati yang tersembunyi sama ada dengan kata-kata ataupun hal.

Di antara cermin ada yang tidak rata dan bertompok-tompok yang akan mengubah kecantikan bentuk wajah. Beginilah keadaan kawan-kawan di antara mereka ada yang tidak memperlihatkan kepadamu tentang hakikat dirimu yang sebenar. Dia memujimu sehingga kamu menyangka diri kamu sempurna lalu hatimu dipenuhi dengan Tipu Daya dan Ujub.

Apabila kamu berada dalam satu tempat maka bersahabatlah dengan golongan terpilih (berakhlak tinggi) diantara mereka. Jangan kamu berkawan dengan orang yang rosak lalu kamu akan rosak binasa bersama mereka.

Tentang seseorang, janganlah kamu bertanya dengan (tuannya) tetapi tanyalah kepada kawannya. Kerana semua orang yang berkawan pasti mengikut dan terpengaruh dengan kawannya.

Firman Allah swt:

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kamu kepada Allah dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar." ( At-Taubah : 119 )

Sabda Rasulullah saw: Diriwayatkan oleh Abu Ya’la, daripada Ibnu Abbas r.a katanya:

"Dikatakan kepada Rasulullah saw: Wahai Rasulullah saw! Kawan kami (yang kami duduk bersamanya) yang mana satukah yang paling baik?"

Jawab Baginda saw: "

Orang yang apabila kamu melihat kepadanya boleh mengingatkan kamu kepada Allah swt, percakapannya menambahkan ilmumu serta amalannya mengingatkan kamu kepada akhirat."

Abu Hamid Al-Ghazali ra.
Imam Hujjatul Islam Al Ghazali ra berkata:

“Menyertai Ahli Sufi adalah fardhu ain kerana seseorang itu tidak sunyi daripada keaiban dan penyakit, kecuali Anbiya alaihimussalam.

Beliau berkata:

“Pada mulanya aku mengingkari keadaan orang-orang soleh serta kedudukan Orang Arifin sehinggalah aku bersuhbah dengan Syeikhku iaitu Yusuf An-Nassaj. Beliau sentiasa menggilapku dengan mujahadah sehingga aku memperolehi warid, lalu aku melihat Allah swt di dalam tidur. Allah berkata kepadaku: “Wahai Abu Hamid! Tinggalkan kesibukan hatimu dan bersuhbahlah dengan kaum yang Aku jadikan mereka di bumiKu sebagai tempat Aku memandang. Mereka adalah orang yang menjual dunia dan akhirat demi cintaKu”. Aku berkata: “Demi keagunganMu – aku tidak akan mengecapinya – jika Engkau tidak memberikan diriku dengan ketenangan berbaik sangka terhadap mereka." Allah berfirman:
“Sesungguhnya Aku telah lakukan perkara tersebut. Pemutus di antara kamu dan mereka ialah kesibukanmu mencintai dunia. Maka keluarlah daripadanya dengan pilihanmu sendiri sebelum kamu keluar dalam keadaan terhina. Sesungguhnya telahKu limpahkan Cahaya dari samping QudusKu."

Tiba-tiba dalam keadaan gembira aku terjaga dari tidur. Selepas itu aku pergi berjumpa dengan Syeikhku, lalu aku ceritakan mimpiku, beliau tersenyum sambil berkata:

“Wahai Abu Hamid! Ini adalah bentangan kami yang lahir pada permulaannya, bahkan sekiranya kamu bersuhbah denganku nescaya basirahmu akan memperolehi pertolongan dan bantuan.

Wallahua'lam.

[ Ust Iqbal ]

Rahasia Hujan di bulan April

The Secret of April’s Rain

We all know that the Lord of Heavens created four seasons on Earth, and of those seasons, spring is known for its rain; there is something very special and valuable about spring rain which falls in March, April and May. Yet the most precious month of spring is April, and there is wisdom and reasons for that month being so special. It has been selected to have such a quality because the Seal of the Prophets (saw), the Most Beloved One for whose honor all was created, was born in April!Heavenly knowledge reaches some special, chosen and selected people, and it has also reached Maulana through Grandshaykh (qs). Knowledge that April rain is special, is hidden knowledge and it carries hidden treasures that are hidden wisdoms. Of the twelve months, April is so beloved and hence, the most valuable treasures are granted in that month. In April, the Lord of Heavens sends a special and blessed rain from the heavens; such rain that reaches Earth and gives it new life. If it did not rain in April, the Earth would dry out and nothing more would grow on it.It is well-known to heavenly, holy people that, blessed April rain comes from under the Holy Throne. If one drop of that blessed rain falls onto the earthly rain clouds, all that rain takes barakah, blessings from it, then that rain gives new life to everything – it changes them and takes terrible burdens from everything, particularly  from Man. And whoever knows that secret wisdom will stand under that rain, allowing it to completely touch their bodies. When those drops of April’s rain falls, even the fishes in the oceans come up, opening their mouths to reach just one drop of that blessed rain, they are opening their mouths and waiting at the ocean’s surface. Allahu akbar! All of creation is waiting to reach those Divine Waves of Mercy.

Sayyedi Shaykh Muhammad Nazim Adil Al Haqqani Q.S

Minggu, 10 April 2016

Habib Luthfi bin Yahya

Silsilah Al Bin Yahya itu di sandang oleh Waliyullah Yahya bin Hasan bin Ali Al Annaz bin Alwi bin Muhammad Mauladawilah.Gelar tsb pemberian ayahnya dengan maksud agar supaya mendapat keberkahan dari nabi Yahya.
Terbukti dengan sosok ulama pada zaman sekarang Pemimpin Tokoh Sufi/tasawuf sedunia yaitu Al-Habib M Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya.
Semoga Beliau dalam keadaan sehat dan Allah SWT berikan umur yang panjang serta selalu dalam tiap da'wahnya membawa Rahmat bagi kita.....

#Amin

Jumat, 08 April 2016

Belajar Tassawuf

Semua orang islam yang sudah baligh boleh dan bisa memasuki tassawuf/kesufian tanpa batas umur tertentu..

Tassawuf adalah jalan membersihkan hati dengan latihan latihan tertentu untuk mengeluarkan sifat sifat tak terpuji yang di kendalikan oleh hawa nafsu , syahwat , ego lalu mengisi nya dengan sifat terpuji/sifat Rabbani dengan bimbingan seorang guru yang kompeten dan mumpuni.
Belajar Tassawuf adalah belajar akhlaq / adab . Kita tahu Bahwa rasul saw di kirim dalam bentuk pemiliki akhlaq terbaik dan sempurna. Nah.. akhlaq sempurna Rasulullah inilah yang coba di pelajari dalam  tassawuf . Jika syariat berorientasi pada dohirnya,maka tassawuf berorientasi pada hati/bathin nya.
Dalam prosesnya kita tidak bisa mengesampingkan syariah.
Ilmu syariah sangatlah perlu dan penting bagi seorang muslim , namun hanya ada 7 yang diwajibkan kepada orang muslim awam ,yaitu tahu hukum
1 halal
2 haram
3 sunah
4 makruh
5 faham ( sah dan batalnya )
6 mubah
7 subhat
Insya alloh itu sudah mencukupi , sedangkan hukum faraid yg lain hanya untuk para amir/pemimpin seperti hukum zakat ,waris dll ..

Jangan ada kesan bahwa belajar tassawuf itu Angker,kuno , dan menyiksa diri.
Untuk mencapai taqwa harus melalui sebuah pintu dan pintu itu bernama Adab.
Dan Adab terbaik di rangkum di pelajari dalam tassawuf.

Minggu, 03 April 2016

Min Awliya

MIN AULIYA'ILLAH

Seorang wali dapat mengetahui Ajal Seseorang dengan Pemberitahuan Allah

Oleh: Habib Musthofa Aljufri

Di musim haji tahun 90-an, alMaghfur lahuAbuyaSayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki Al-Hasani,seperti biasa, menerima kedatangan tamu-tamu dari Indonesia-sebuah bangsa yang sangat mencintai dan menghormati para ulama' bahkan, mayoritas tamu beliau berasal dari bumi pertiwi ini.

Diantara mereka, ada seorang kiai dari Pasuruan Jawa Timur ditakdirkan bisa bertemudengan beliau. Nama kiai tersebut adalah KH. Ahmad Qusyairy.

Pada suatu waktu, alMaghfur lahu memanggil KH. Ahmad Qusyairy ini secara khusus. Biasanya beliau melayani tamu khusus/istimewa di waktu pagi atau siang hari.

Saat ini, KH. Ahmad Qusyairy menghadap alMaghfur lahu dengan ditemani oleh salah seorang santri beliau sebagai penerjemah untuk dapat berkomunikasi dengan baik.

Ditengah-tengah pembicaraan itu, alMahfur lahu bertanya kepada santri yang menemani KH. Ahmad Qusyairy: "Wahai fulan, sebut saja Munif.apa kamu mengenal kiai ini?Si santri menjawab dengan polos? "Iya, saya tahuAbuya. Ia adalah pengasuh pondok pesantren. Ia juga guru kakak saya di Pasuruan sana". alMagfhur lahu berkata: "Bukan itu maksud saya". Memang betul ia seorang kiai yang alim, wara', dan min auliyaillah, tidak banyak yang mengetahuinya. Tetapi sayang, tidak lama lagi, ia akan meninggalkan kita."

Sang santri tidak mengerti maksud dari ucapan "tidak lamalagi, ia akan meninggalkan kita". Yang ia pahami, KH. Ahmad Qusyairy itu akan segera pulang ke Indonesia, dan tidak akan lama lagi ia akan meninggalkan Mekkah. Seperti umumnya para jama'ah haji. Baru setelah dua atau tiga hari dari pembicaraan itu, ucapanAbuyaitu menemukan jawabannya.Saat itu, tibalah waktu wukuf di Arofah dan mabit di Mina.

Pada hari pertama, di saat para jamaah haji berada di Mina untuk melontar jumroh sekaligus mabit, maka terjadilah tragedi terowongan Mina, yang dikenal denganterowongan "Mu'aishim" di mana ribuan jamaah haji saling berdesak-desakan, hingga tidak sedikit dari mereka yang menghembuskannafas terakhir lantaran kekurangan oksigen dan terinjak-injak. Dan, diantara mereka yang menjadi korban adalah Kiai Ahmad Qusyairy ini.Innalillahi wa inna ilaihi roji'un,

Subhanallah wa masyaallah

Sabtu, 02 April 2016

Obat sapu jagat

Diriwayatkan bahwasanya Kanjeng Nabi Muhammad SAW, bersabda ; Jibril mengajariku akan sebuah obat yang bersamanya saya tidak lagi butuh pada obat lain dan dokter ".Kemudian Abu Bakr, Umar, Utsman dan Ali, bertanya ; Apa itu, wahai Rasululloh ? Sesungguhnya kami membutuhkan obat tersebut.Lalu Nabi Muhammad SAW, bersabda ; Ambillah air hujan secukupnya,dan bacakanlah atasnyaFatichatul Kitab (surat Al-Fatihah), surat Al-Ikhlash, surat Al-Falaq, suratAn-Naas, dan ayat Al-Kursiy. Masing-masing dibaca sebanyak 70 (tujuh puluh) kali. Diminum pagi dan sore selama 7 (tujuh) hari . Demi Dzat yang telah mengutusku dengan hak sebagai seorang nabi, sungguh, Jibril telah berkata kepadaku, " Sesungguhnya, barangsiapa meminum air tersebut, maka Alloh Ta'ala akan menghilangkan segala penyakit dari tubuhnya. Dan Alloh ta'ala akan menyembuhkannya dari semua macam sakit. Dan barangsiapa pula meminumkan air tersebut pada istrinya, lalu tidur bersama dengan sang istri (bersenggama), maka istri akan bisa hamil dengan izin Alloh Ta'ala.Dan air tersebut juga bisa menyembuhkan kedua belah mata yang sakit, menghilangkan guna-guna, santet dan sihir, menyembuhkan sakit dada, sakit gigi, dll...

AN-NAWADIR, halaman.194Cet. Al-Haromainفائدة ; روي أنه صلى الله عليه وسلم قال " علمني جبريل دواء لا أحتاج معه إلى دواء ولا طبيب ، فقال أبو بكر وعمر وعثمان وعلي رضي الله عنهم ; وما هو يا رسول الله ؟ إن بنا حاجة إلى هذا الدواء . فقال ; يؤخذ شيئ من ماء المطر وتتلى عليه فاتحة الكتاب ، وسورة الإخلاص ، والفلق ، والناس ، وآية الكرسي ، كل واحدة سبعين مرة ويشرب غدوة وعشية سبعة أيام . فو الذي بعثني بالحق نبيا ، لقد قال لي جبريل; إنه من شرب من هذا الماء رفع الله عن جسده كل داء وعافاه من جميع الأمراض والأوجاع ، ومن سقيمنه امرأته ونام معها حملت بإذن الله تعالى ".ويشفي العينين ، ويزيل السحر ، يقطع البلغم ، ويزيل وجع الصدر والأسنان والتخم العطش وحصر البول ، ولا يحتاج إلى حجامة ولا يحصى ما فيه من المنافع إلا الله تعالى ، وله ترجمة كبيرة اختصرناها ، والله أعلم